Ikrar Nusa Bhakti

Ke Mana Panitia Hak Angket Melangkah?

Posted by: Ikrar Nusa Bhakti on: December 22, 2009

PANITIA Khusus Hak Angket DPR yang membahas soal skandal Bank Century sudah mulai bekerja.Satu demi satu pejabat atau mereka yang ahli di bidangnya mulai dipanggil untuk memberikan keterangan ataupun masukan.

Kita semua berharap hasil kerja Panitia ini akan maksimal,tidak ada intervensi dari atas (penguasa) maupun dari bawah (rakyat). Kejernihan pikiran para anggota Panitia Hak Angket dalam bertanya selama persidangan dan atau menyimpulkan hasil kerja mereka amat diuji selama persidangan, karena publik terus mengawalnya dengan ketat melalui radio atau tayangan langsung televisi. diteruskan membaca

Karut-Marut Politik Kita

Posted by: Ikrar Nusa Bhakti on: December 15, 2009

DALAM sebuah pembicaraan di luar studio televisi, tokoh Reformasi Prof. Dr. Amien Rais mengatakan kepada saya, “Mas Ikrar, kalau saya melihat politik kita saat ini, mirip dengan politik pada saat saya masih SMA, partai-partai politik saling bertarung tak berujung pangkal.

Perjuangan mereka kadang bukan untuk bangsa, tapi lebih untuk kelompok sendiri. ”Apa yang dikatakan oleh Guru Besar Universitas Gadjah Mada itu ada benarnya. Coba kita lihat bagaimana partai-partai politik saat ini bersilat lidah di dalam dan di luar parlemen membicarakan kasus Bank Century. Sidang Panitia Hak Angket yang disiarkan langsung oleh jaringan televisi swasta kadang menggelikan. diteruskan membaca

Kudeta? Tidaklah

Posted by: Ikrar Nusa Bhakti on: December 10, 2009

”Hari ini aku lihat kembali wajah-wajah halus yang keras… Dan bercita-cita, menggulingkan tiran; Aku mengenali mereka; Yang tanpa tentara; Mau berperang melawan diktator… Dan yang tanpa uang, mau m’berantas korupsi; Kawan-kawan; kuberikan padamu cintaku; Dan maukah kau berjabat tangan… Selalu dalam hidup ini? (Soe Hok Gie, ”Pesan”, Sinar Harapan, 18 Agustus 1973, dikutip dalam buku Sekali Lagi, kumpulan tulisan tentang Soe Hok Gie, hal 104, Desember 2009). diteruskan membaca

Tokoh Itu Bernama Mahfud MD

Posted by: Ikrar Nusa Bhakti on: December 8, 2009

PERAWAKANNYA sedang untuk ukuran orang Indonesia. Bicaranya lembut seperti kebanyakan orang Madura terdidik.

Namun siapa yang menyangka kalau Prof. Dr. Mahfud MD, guru besar hukum tata negara Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, adalah orang yang selalu tepat pada jabatan yang disandangnya. Mahfud juga orang yang tahu diri, tidak mau menduduki jabatan yang ia sendiri tidak menguasainya. Contohnya ketika ditawari oleh Presiden Abdurrahman Wahid menjadi Jaksa Agung, dia menolak. Di Kabinet Persatuan Nasional masa Gus Dur, Mahfud diberi kepercayaan menduduki jabatan menteri pertahanan. diteruskan membaca

Lakon Baru: “Centurygate”

Posted by: Ikrar Nusa Bhakti on: December 1, 2009

GUYONAN politik yang tersebar melalui pesan singkat dari ponsel ke ponsel dalam sebulan terakhir ini tampaknya mendekati kebenaran.

Isi guyonan politik itu, saya sadur sedikit agar kalimatnya tak terlalu menyeramkan, “Program 100 hari pemerintahan SBY-Boediono: 30 hari pertama menyelesaikan kasus cicak versus buaya. 30 hari kedua sibuk soal skandal Bank Century atau ‘Centurygate’. 30 hari ketiga soal kasus Anggodo Widjaja. 10 hari terakhir menghadapi DPR dan MPR.” Lakon ”cicak vs buaya” belum seluruhnya rampung. diteruskan membaca

Akan Diapakan Rekomendasi Tim Delapan?

Posted by: Ikrar Nusa Bhakti on: November 17, 2009

HASIL kerja keras Tim Delapan yang dipimpin ahli hukum senior, Adnan Buyung Nasution, telah diserahkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin (16/11).

Laporan kerja Tim Delapan bukan hanya berisi jalinan mozaik hasil temuan para anggota tim, melainkan juga rekomendasi mengenai apa yang sebaiknya dilakukan Presiden mengenai kasus Bibit dan Chandra serta bagaimana kelanjutan dari reformasi di tubuh Polri dan Kejaksaan Agung. Alasan Tim Delapan agar kasus Bibit dan Chandra tidak dilanjutkan ke pengadilan ialah karena tidak ada bukti yang cukup untuk melanjutkan proses peradilan atas kedua wakil ketua KPK nonaktif itu. diteruskan membaca