Posted by: Ikrar Nusa Bhakti on: May 31, 2011
Gonjang-ganjing politik di tubuh Partai Demokrat ternyata tidak berhenti setelah Dewan Kehormatan Partai Demokrat memberhentikan Muhammad Nazaruddin dari posisinya sebagai bendahara umum. Kepergian Nazaruddin pada petang hari, 23 Mei 2011, ke Singapura dengan alasan untuk berobat karena ada gangguan jantung, telah menimbulkan persoalan pelik bagi partai berlambang segitiga biru ini.Anehnya, baru sehari kemudian, atas permintaan [...]
Posted by: Ikrar Nusa Bhakti on: May 27, 2011
Jika kita ingin menilai apakah partai politik itu sebenar-benarnya partai, lihatlah saat partai itu sedang menghadapi krisis internal. Jangan melihat saat pembentukan partai karena nuansa kebersamaan pasti masih kental terutama dari pernyataan-pernyataan para pendiri partai itu. Jangan mengamati saat partai berkongres atau bermuktamar karena nuansa kompetisi dan kebersamaan pasti juga menonjol. Jangan pula saat partai [...]
Posted by: Ikrar Nusa Bhakti on: May 24, 2011
Dugaan kasus korupsi yang melibatkan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin memasuki babak baru. Pada babak pertama, nama Nazaruddin dikaitkan dengan dugaan penyuapan dalam proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games XVI di Palembang yang melibatkan Sesmenpora Wafid Muharam.
Posted by: Ikrar Nusa Bhakti on: May 10, 2011
Politik tidak selalu harus menegangkan. Politik kadang bisa juga menghibur. Contohnya terjadi pada akhir April 2011, saat diskusi antara delegasi Komisi VIII DPR, yang sedang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Australia, dengan para mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA).
Posted by: Ikrar Nusa Bhakti on: May 3, 2011
KTT ASEAN ke-18 akan diselenggarakan di Jakarta pada 4-8 Mei 2011. Sebagai tuan rumah KTT ASEAN dan sebagai Koordinator ASEAN Political and Security Community, Indonesia tentu memiliki tanggung jawab amat besar bukan saja bagi suksesnya KTT ASEAN ke-18 ini, melainkan juga pada berhasilnya ASEAN dalam mewujudkan komunitas politik dan keamanan kawasan.